Mengapa tidak Rashford ?! Waktunya bos United Solskjaer untuk ambil Pogba ‘egois’ dari pekerjaan penalti

Diambil dari GOAL– Sang gelandang sekarang sudah menyiakan empat sepakan penalti semenjak awal musim kemarin serta pemborosannya membuat teamnya memperoleh dua point di Molineux

Manchester United melepaskan peluang untuk bikin pengakuan awal di Liga Premier dengan menggambar 1-1 di Wolves pada Senin malam.

Saat malam lain itu mungkin dipandang hasil yang logis, tapi sesudah kegagalan penalti paling akhir Paul Pogba, tidak ada kebimbangan jika ini ialah kesempatan yang percuma.

Gelandang sudah melepaskan empat sepakan penalti semenjak awal musim kemarin – tidak ada pemain lain di Liga Premier yang menyiakan sekitar – serta, cuma delapan hari dari Marcus Rashford yang dengan tenang melepas tembakan 12 mtr. ke gawang Chelsea, orang mungkin dapat mengharap jika Lelaki Inggris harus diberi peluang sesudah Pogba diganjal oleh Conor Coady di menit ke-68 dengan level score.

Baca Juga: Joe Namath Pencuri Perhatian? Ini dia sosoknya!

Tapi mengambil langkah maju orang Prancis, serta saat Rui Patricio mendapatkan untuk menahan upayanya yang kuat, susah tidak untuk mengkaitkan pemungutan ketetapan sebelum usaha tersebut jadi elemen kunci dalam kegagalan United untuk kumpulkan tiga point.

Memang, bekas bek United Gary Neville bingung dengan semua kondisi.

“Sebelum ia ambil penalti, saya geram,” akunya di Sky Sports. “Tetapi, kami sudah lihat kembali penalti minggu lalu yang diambil Rashford menantang Chelsea, serta Pogba telah lama mengobrol.

“Saya tidak senang itu. Kenapa ada pembicaraan mengenai siapa yang ambil penalti? Pogba sudah kehilangan empat dalam 12 bulan paling akhir – jadi Anda akan berpikir ia punyai kesempatan saat ini. Rashford cetak gol minggu lalu, [dia] harus ambil Tetapi tidak ada pemimpin di lapangan.

“Ada yang tidak beres disana. Awalannya. Saya geram dengan Pogba. Kamu yang ciri khas (Pogba), kamu egois. Kenapa kamu berpikir untuk ambil penalti dari pemain?”

Frustrasi Neville dengan ketakmampuan faksi lamanya untuk ambil apa yang bisa menjadi kemenangan yang bernilai dapat dipahami. Untuk laga yang panjang, United menggenggam kendali penuh.

Baca Juga: Optimisme dan keinginan baru Mayfield

Dengan Serigala tempatkan angka di belakang bola, The Reds licin dengan passing serta sabar dalam pendekatan menyerang mereka. Mereka tidak memaksakan Rui Patricio ke katalog pengamanan, tapi mereka tetap kelihatan condong lakukan lumayan banyak untuk memenangi laga.

Tidaklah heran, itu ialah serbuan balik yang mengakibatkan United buka score. Luke Shaw temukan Jesse Lingard, yang lakukan beberapa sentuhan sebelum bermain di Rashford serta pemain nomer 10 pada gilirannya menyarangkan bola ke jalan Martial. Hasil akhir pertama pemain Prancis itu meraung, tinggi serta tegas ke pucuk jaring di luar Rui Patricio.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s