PSIS Semarang berhasil raih ini!

PSIS Semarang sepertinya akan kehilangan beberapa pemain saat melayani Madura United, dalam kelanjutan persaingan Liga Indonesia minggu ke-33 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Selasa (17/12) malam.

Tidak cuma satu atau dua, tapi ada empat pemain sekaligus juga yang perlu jalani hukuman akumulasi kartu kuning waktu hadapi Madura United. Mereka ialah Eka Febri, Finky Pasamba, Safrudin Tahar, serta kiper, Jandia Eka Putra.

Menyinggung pertandingan kontra Madura United ini, General Manajer PSIS, Wahyu “Liluk” Winarto menjelaskan, bila PSIS masih membidik kemenangan, walaupun tidak diperkokoh beberapa pemain.

Tidak hanya empat pemain yang akumulasi, ada nama penyerang Claudir Marini Junior yang belum juga dapat dimainkan dalam pertandingan kontra Madura United sebab masih luka.

“Untuk laga esok musuh Madura United, tentu saja kami akan menyiapkan secara baik. Meskipun kemungkinan kita tahu, pemain PSIS banyak yang akumulasi kartu kuning,” kata Liluk, Minggu (15/12).

Baca Juga: Kejayaan Persik Kediri tersusun rapi

Jadi alternatif, nanti PSIS akan turunkan beberapa pemain pelapis. Disebutkan Liluk, hal itu dapat jadi motivasi buat beberapa pemain yang diakui tampil dalam pertandingan menantang Madura United.

Pertandingan kontra Sappe Kerrab, julukan Madura United, dapat jadi momen buat beberapa pemain muda PSIS untuk unjuk potensi.

“Ya, tentu saja dengan kondisi ini harus kami harus merotasi pemain. Tetapi saya anggap sama jauh.

Mereka ini kan mutunya oke. Ada pemain muda yang belum punyai jam terbang, seperti Endang, Andreas, Yoga, serta Tegar bisa saja pilihan nanti. Ini peluang pelatih untuk turunkan pemain muda,” kata Liluk.

Buat PSIS, pertandingan kontra Madura United ini telah tidak punya pengaruh apa-apa. PSIS akan ada di Liga Indonesia musim depan.

PSIS tinggal mengincar kemenangan kontra Madura United serta Bhayangkara FC untuk dapat finish di tempat tengah klassemen.
Sekarang, scuad garapan Bambang Nurdiansyah bercokol di rangking 9 klassemen sesaat dengan perolehan 43 point.

Baca Juga: Mengapa bukan Rashford yang ambil Penalti?

Dengan dipastikannya PSIS aman dari intimidasi kemunduran, pertandingan kontra Madura United sebenarnya bukan jadi partai penting buat Hari Nur Yulianto dkk.

PSIS yang sekarang ada di tempat sembilan klassemen sesaat, cuma memerlukan kemenangan pada dua pertandingan paling akhir untuk memburu sasaran diawalnya musim, yakni finish pada tempat delapan besar.

Liluk menjelaskan, ia optimistis sasaran itu dapat terwujud diakhir musim.

“Yang pasti kami masih fight. Sebab ini telah aman dari intimidasi kemunduran, serta manajemen telah membanderol sasaran delapan besar.

Ini peluang terbuka. Bila dua home paling akhir ini kami sapu bersih, karena itu peluang sampai sasaran awal musim ini terbuka lebar,” tandas Liluk. Sumber: bola.net

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s